Passion for Joy dalam Perayaan 45 Tahun Campina

Kemeriahan hadir pada pagelaran semarak 45 tahun Campina, pada tanggal 18 Agustus 2017 lalu. Semua rangkaian acara dibalut apik dengan tema Passion for Joy, maka keceriaan karyawan, direksi, dan pengisi acara nampak pada pagelaran hari itu. Yuk, kita simak ada apa saja di perayaan anniversary 45 tahun Campina!

6

Panggung perayaan anniversary 45 Tahun Campina

Acara yang dihelat pada hari Jumat yang lalu, tanggal 18 Agustus 2017, bertempat di Jatim Expo Surabaya merupakan acara yang sangat spesial. Mengingat di usia 45 tahun, es krim Campina telah menemani kita semua dengan semangat keceriaan, sesuai dengan tema tahun ini. Yaitu, Passion for Joy! Pukul 07.30 WIB karyawan sudah mulai antre untuk absen masuk ke dalam Hall Jatim Expo, dan acara dipandu oleh Citra dan Jova sebagai MC. Sebagai acara pembuka, ada Tari Remo yang dipersembahkan oleh putra putri dari karyawan pabrik Campina.

7

Citra and Jova as MC

1

Tari Remo as an opening act

Setelah dibuka oleh Tari Remo yang kental akan tradisi Indonesia, tidak lupa sebagai perusahaan yang menerapkan semangat eco friendly, ada brief singkat dari Komunitas Nol Sampah, serta penyuluhan singkat tentang pengolahan sampah sesuai dengan jenis materialnya. Dilanjutkan dengan pelatihan kesehatan oleh dr. Agus Ali Fauzi, Pall Med spesialisasi Paliatif Medis. Pelatihan kesehatan yang bertajuk “Sehat Sukses Semangat di HUT 45 Campina” ini cukup unik karena dibalut dengan guyonan menggelitik, yang sukses membuat seluruh peserta tertawa.

17

dr. Agus Ali Fauzi saat mengisi materi kesehatan

Pemanasan sudah cukup untuk membuat seluruh karyawan semangat dan ceria. Acara selanjutnya adalah penyerahan koin emas. Koin emas ini adalah penghargaan khusus yang diberikan oleh perusahaan terhadap para karyawan yang telah memiliki masa kerja minimal 20 tahun. Untuk karyawan dengan masa kerja kelipatan 5 tahun, setelah 20 tahun, juga turut serta dianugerahi koin emas. Pada acara Campina Passion for Joy kemarin, koin emas diserahkan langsung oleh Bapak Darmo Hadi Pranoto dan Ibu Justiani sebagai founder dari Campina, Bapak Hendro Hadi Pranoto, Ibu Listijani, Bapak Arif Rijadi dan Mr. Hans Jensen selaku jajaran direksi. Sedangkan Bapak Sabana Prawirawidjaja (President Director) dan Bapak Samudera Prawirawidjaja (Director) berhalangan hadir untuk turut serta menyerahkan koin emas.

32

Penerima Koin Emas berfoto bersama Bapak Arif Rijadi, Bapak Hendro Hadi Pranoto, Ibu Justiani, Bapak Darmo Hadi Pranoto, Ibu Listijani dan Mr. Hans Jensen (bawah dari kiri ke kanan)

Koin emas selesai dibagikan, saatnya Campina Choir beraksi. Kumpulan karyawan baik itu dari staf keuangan, receptionist, pekerja produksi, hingga beberapa kepala bagian turut serta menyisihkan waktunya selama lebih dari satu bulan untuk melatih suara dan gerakan agar dapat menghibur di pagelaran ini. Total ada 5 lagu yang dibawakan oleh Campina Choir, yaitu “Add Something Nice At A Special Moment to Everyday”, Jingle “Hula-Hula”, “Surabaya”, “Tunjungan”, dan “Kopi Dangdut”.

 

Karena acara diselenggarakan pada hari Jumat, maka tepat pukul 11.30 WIB dilaksanakan ibadah Sholat Jumat bagi peserta laki-laki, dan peserta yang lain bisa langsung mengambil nasi kotak yang telah disediakan untuk konsumsi. Makanan yang dimakan menunya tetap vegetarian lho, Sahabat Campina. Setelah selesai makan pun, peserta yang bisa memilah sampah dengan benar akan mendapatkan 1 buah minuman Teh Kotak.

Acara kemudian dilanjutkan dengan Stand Up Comedy Competition Campina. Sebanyak 13 grup tampil mewakili divisi masing-masing. Dengan tema super hero, transportasi online dan sosial media yang sedang viral saat ini, mereka tampil untuk mencoba menghibur seluruh peserta yang ada. Beginilah keseruan mereka, sahabat Campina. Ada yang menggunakan kostum Spiderman, memakai wig, topi dan kalung pantai! Wah, berhasil menghibur seluruh peserta yang ada nih!

 

Setelah semua selesai berlomba Stand Up Comedy, giliran para juri yang juga bagian dari karyawan dan staff Campina berdiskusi untuk menentukan juara I, II, dan III. Sembari menunggu pengumuman hasil pemenang, saatnya bintang tamu nomor 1 tampil menghibur seluruh peserta yang ada. Guess who?! Campina presents… Dodit Mulyanto!

35

Dengan banyak punch line yang menggelitik, membuat semua peserta riuh dengan tawa. Tidak hanya itu, stand up comedian dan juga bintang sinetron dan film ini, juga mengajak dua orang karyawan untuk naik ke atas panggung, dan turut serta mengumumkan, dan membagikan hadiah bagi para pemenang lomba stand up comedy yang tadi telah dilaksanakan.

 

setelah mengajak dua peserta naik ke atas panggung, saatnya Pak Asnan sebagai perwakilan dewan juri bersama Dodit mengumumkan juara lomba stand up comedy. inilah ketiga pemenang, komika terbaru dari Campina.

36

Bersama Pak Asnan

26

Bersama ketiga pemenang

Setelah menyaksikan penampilan yang mengocok perut dari stand up comedian Dodit Mulyanto, saatnya bagi-bagi hadiah door prize dan grand prize untuk peserta.

Dan selanjutnya, bintang tamu nomor 2 siap membuat seluruh penonton bergoyang riang gembira! Please welcome our rising star, Via Vallen!

38.JPG

Via Vallen with the band

 

40.JPG

Bersama 2 Vianisty (sebutan penggemar Via Vallen) yang merupakan karyawan produksi Campina

39.JPG

Massa yang ‘gak mau pulang maunya goyang’ 🙂

41.JPG

Via Vallen saat menyanyikan lagu terakhir

Dengan berakhirnya lagu terakhir yang dinyanyikan Via Vallen, tepat pukul 16.30 WIB, maka berakhir pula lah serangkaian acara Campina Passion for Joy.

Bagaimana Sahabat Campina? Semoga serangkaian acara ini bisa menginspirasi sahabat Campina agar selalu bersemangat dalam mendapatkan kebahagiaan dalam bekerja. Sampai jumpa dalam acara selanjutnya, sahabat Campina dan tetap kami tunggu kehadirannya di Pabrik Es Krim Campina 🙂

 

 

 

Iklan

Campina Membawa Kembali Kenangan Berharga

Sahabat Campina, sering makan es krim cone? Atau sahabat Campina penggemar es krim Campina sejak kecil? Generasi 80-an dan 90-an pasti familiar dengan es krim Campina. Tetap semangat sambil menikmati bulan Ramadhan ya Sahabat Campina! Mari kita menjelajahi mesin waktu di pabrik es krim Campina, untuk melihat alat-alat es krim dari jaman dahulu kala.

IMG_20150512_154302-zzt

Beberapa mesin pencetak es krim Campina

Kalau lihat bentuk cetakan es krim diatas, kira-kira terbayang kenangan masa kecil makan es krim Campina nggak, Sahabat? Mesin-mesin cetakan tersebut pernah dipakai untuk produk es krim Campina, yang kebanyakan sudah tidak kami produksi lagi. Tapi masih ada kok, yang kita produksi dengan bentuk yang sama. Contohnya: es krim Campina Heart.

IMG_8842

Push cart (kereta dorong) pertama Campina

Jaman dahulu, es krim dikonsumsi dengan menggunakan gelas kecil, piring atau dibungkus dengan kertas. Karena penggunaan kertas tidak praktis dan tentu saja kurang higienis yaSahabat Campina. Masalah yang lebih besar pada masa itu adalah para penjual es krim tidak bisa mencuci piring cukup cepat untuk memenuhi permintaan es krim di hari yang panas.

Es krim cone atau kerucut pertama kali diproduksi pada tahun 1896 oleh Italo Marchiony. Marchiony adalah seorang imigran Italia, yang  pada akhir tahun 1800-an menemukan es krim cone di New York City. Ia diberikan paten pada Desember 1903.[1]

Meskipun Marchiony dikenal dengan penemuan wadah es krim berbentuk kerucut, namun ciptaan yang sama secara independen diperkenalkan oleh Ernest A. Hamwi, pada Pameran Dunia 1904 di St Louis. Hamwi menjual kue garing seperti wafel bernama ‘zalabis’ di sebuah bilik di sebelah vendor es krim. Karena popularitas es krim ini, penjualnya kehabisan piring. Hamwi melihat solusi mudah untuk masalah si vendor es krim dengan cepat ia menggulung wafel dan wafernya dengan bentuk kerucut dan memberikannya kepada vendor es krim tersebut. Cone tersebut didinginkan dalam beberapa detik, vendor menaruh beberapa es krim di dalamnya dan para pelanggan pun senang.[2]

IMG_8840

Mesin pembuat cone pertama Campina

Foto diatas adalah mesin pembuat cone pertama Campina, adonan akan dimasukkan ke dalam lubang-lubang di bawah dan dipanaskan sebentar kemudian cetakan yang bentuk kerucut akan diturunkan gunanya untuk menekan adonan tersebut dan adonan cone bisa membentuk kerucut sempurna, setelah adonan mengeras dan berwarna kecoklatan, agar tidak sampai gosong, mesin tersebut bisa dibuka dan cone yang telah matang akan berjatuhan ke bawah.

Jadoel sekali ya, Sahabat Campina? 🙂

IMG_8839

Tangki air pertama Campina

Bahkan, tangki air pertama yang dimiliki Campina untuk proses produksi masih kita simpan, dan kita rawat dengan baik untuk barang kenang-kenangan (memorabilia) di lobby pabrik es krim kita.

Temukan perbedaan di dua sepeda Campina untuk Hawker ini. Sebelah kiri ada foto sepeda jaman baheula-nya Campina, dengan speaker di bagian depan, branding di bawah jok, box dan pendingin yang lebih besar. Sepeda yang baru lebih kekinian nih, Sahabat Campina! Box penyimpan es krim yang ada di belakang kini lebih kecil. Penempatan speaker-nya pun di belakang sepeda, agar lebih sejuk dan terhindar dari hujan, dan  untuk pengayuh sepeda pun disediakan payung diatasnya.

 

 

 

IMG_8841

Push cart Campina yang masih menggunakan logo lama 

Push cart yang colorful ini pun masih tersimpan dan terawat rapi di pojok ruang lobby Campina, untuk memeriahkan ruangan dengan warnanya yang ceria. Push cart ini masih menggunakan logo yang lama, dan kalau bisa diintip price list es krim nya masih yang jaman dahulu kala dan kebanyakan sudah tidak kami produksi lagi, diganti dengan es krim yang baru lho Sahabat.

Benda-benda bersejarah tersebut bisa sahabat Campina jumpai saat berkunjung di pabrik es krim Campina, untuk mengajak semua masyarakat napak tilas dan mengingat kenangan makan es krim Campina jaman dahulu kala. Sampai berjumpa nostalgia di pabrik es krim Campina, Sahabat! 🙂

 

[1] http://infoeskrim.com/es-krim-cone-ini-sejarahnya/

[2] Ibid

Simulasi Kebakaran di Pabrik Es Krim Campina

Apa yang ada di benak Sahabat bila mendengar terjadinya kebakaran? 😮

Pasti panik kan, Sahabat? Bila kita melihat ada percikan api, apa yang harus kita lakukan? Data dari bulan Januari sampai November 2016 yang dirilis oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), tercatat ada 178 kebakaran hutan dan lahan. Selain kerugian secara ekonomi, kebakaran juga menyebabkan hilang dan rusaknya habitat satwa liar. Bila yang terjadi adalah kebakaran hutan, dapat meningkatkan emisi gas rumah kaca penyebab perubahan iklim, dan terganggunya kesehatan manusia karena bisa mengakibatkan polusi udara.

 

fakta_kejadian_kebakaran_di_dunia

 

Bulan November yang lalu di Pabrik Es Krim Campina diadakan simulasi kebakaran guna memberi pengetahuan tidak hanya kepada karyawan tapi juga terhadap teman-teman yang sedang melaksanakan factory visit di pabrik es krim Campina.

Melalui latihan simulasi kebakaran ini, kita bisa memahami satu hal bahwa bencana kadang tak pernah dapat diduga kapan datangnya, dan setiap usaha evakuasi bertujuan untuk menyelamatkan jiwa, sehingga para siswa dan seluruh penghuni sekolah dibekali pengetahuan yang cukup bagaimana harus bertindak untuk tetap tidak panik saat menghadapi bencana.

2

Karyawan berteriak menginformasikan adanya kebakaran

Skenario simulasi kebakaran yang dilakukan di Pabrik Es Krim Campina berjalan seperti ini:

  • Kebakaran terjadi di ruang produksi. Di skenariokan ada karyawan melihat api dan langsung berteriak “KEBAKARAN! KEBAKARAN!!”
  • Petugas keamanan (security) yang sedang bertugas dan Koordinator Tim Tanggap Darurat Pabrik Es Krim Campina menuju lokasi kebakaran, dan memantau kondisi kebaran di lokasi.
8

Pengumuman dari Security

  • Petugas keamanan yang lain menginformasikan bahwa telah terjadi kebakaran di area gudang, lalu akan segera membunyikan sirine sebagai tanda adanya bahaya kebakaran yang terjadi.
  • Informasi ditujukan ke seluruh staf dan karyawan Pabrik Es Krim Campina agar segera melakukan evakuasi.

20161123_1508396

  • Seluruh staf dan pengunjung Factory Visit juga ikut berpartisipasi lho dalam acara Simulasi Kebakaran yang dilakukan di Pabrik Es Krim Campina.
  • Setelah mendengar bunyi sirine tanda bahaya, dengan arahan dari Tim Tanggap Darurat para karyawan langsung berjalan melewati jalur evakuasi yang telah tersedia di area office menuju titik kumpul (assembly point).

Gambar diatas adalah simulasi saat tim P3K mengevakuasi korban pingsan akibat terbentur salah satu alat di ruang produksi

  • Tim P3K sedang memberikan pertolongan pertama dan berusaha mengevakuasi korban ke titik kumpul, sambil memberikan arahan bagaimana cara pembidaian luka yang baik dan benar.
img_9979

Berada di titik kumpul (assembly point)

img_1269

  • Semua karyawan, staff, dan pengunjung Pabrik Es Krim Campina berada di titik kumpul untuk dilakukan proses penghitungan semua peserta simulasi.
  • Hal ini berguna untuk memastikan sudah tidak ada orang di dalam area office ataupun di ruang produksi.
IMG_8226.JPG

Ketua Tim Tanggap Darurat melaporkan mengenai evakuasi

  • Koordinator Tim Tanggap Darurat melaporkan situasi bahwa kondisi sudah aman dan dapat dikendalikan. Tanda bahwa simulasi kebakaran telah selesai dilaksanakan.

Waaah seperti sedang terjadi kebakaran sesungguhnya yaa Sahabat Campina? Penting lho untuk selalu meningkatkan kesadaran kita untuk cepat tanggap terhadap adanya bencana yang akan terjadi.

Jangan lupa berkunjung ke pabrik es krim Campina yaa Sahabat! 🙂

 

 

Budaya Cuci Tangan di Pabrik Es Krim Campina

Sahabat Campina sering cuci tangan? Atau hanya saat ketika mau makan saja? Atau mungkin bahkan ketika makan juga lupa cuci tangan? 😀

Kedua tangan kita bisa jadi sumber kuman yang sangat banyak, lho. Di antara bagian tangan, yang paling banyak menyimpan kuman adalah kuku. Menurut  dr. Herbowo Soetomenggolo, Sp.A., ahli kesehatan anak, dalam setiap sentimeter persegi kuku terdapat sekitar empat juta kuman yang bisa mencemari tujuh benda yang kamu pegang! Wah ngeri juga ya, sahabat?

 

img_1583

Budaya cuci tangan selesai menggunakan toilet di lingkungan pabrik es krim Campina

Kuman bisa berkembang biak dengan sangat cepat, maka dari itu semua karyawan di pabrik es krim Campina diwajibkan untuk mencuci tangan menggunakan sabun/desinfektan dan dikeringkan dengan hand dryer (pengering tangan) agar tidak ada kuman yang tertinggal di tangan, terutama untuk karyawan di bagian produksi es krim.

img_1585

Panduan cara mencuci tangan yang ada di toilet pabrik es krim Campina

Di dalam pabrik es krim Campina, penggunaan toilet menjadi penting manakala ada sanksi bagi pengguna toilet yang tidak cuci tangan menggunakan sabun dan tidak dikeringkan. Nahdi atas adalah panduan cara mencuci tangan yang benar.

ayo-biasakan-mencuci-tangan-pakai-sabun-3-638

kuman-yang-ada-di-tangan

Berbagai kuman yang bisa kita temukan di tangan kita

Budaya penggunaan toilet di dalam pabrik es krim Campina tidak hanya soal kewajiban mencuci tangan lho sahabat Campina, toilet yang ada di Pabrik adalah dry toilet atau toilet kering. Jadi, para karyawan harus melepas sepatu mereka ketika hendak masuk ke dalam toilet.

Apa sih yang menyebabkan peraturan masuk toilet saja sangat ketat dan higienis?

Jadi karena pabrik es krim Campina merupakan pabrik yang bergerak di bidang makanan khususnya es krim, maka menjadi sangat penting untuk menjaga setiap sudut di pabrik bahkan hingga penggunaan toilet sarat dengan kebersihan agar selalu higienis. Juga sangat erat hubungannya dengan menghindari terjadinya kontaminasi silang, yaitu terjadinya perpindaan bakteri dari bahan pangan mentah ke produk pangan yang terjadi karena peralatan yang digunakan tidak higienis, tangan pekerja tidak bersih, atau bahkan bahan pangan terjadi kontak dengan serangga, binatang pengerat atau hewan.

Sahabat Campina tertarik menerapkan budaya mencuci tangan kita di rumah? Sebar budaya cuci tangan ini ke keluarga dan teman-teman ya Sahabat, so that our people could live longer and healthier! Jangan lupa jalan-jalan di pabrik es krim Campina ya Sahabat 🙂

ECO OFFICE DI PABRIK ES KRIM CAMPINA (Part 2)

Sahabat Campina, menyambung blog post sebelumnya mengenai eco office di pabrik es krim Campina, berikut adalah beberapa budaya ramah lingkungan yang diterapkan di pabrik kita. Eco office adalah sebuah konsep kantor yang ramah lingkungan dengan berbagai upaya yang dilakukan. Bisa dengan menghemat penggunaan listrik selama operasional kerja, menghemat air, dan berbagai upaya lain yang bisa Sahabat Campina temukan di pabrik es Krim Campina.

SONY DSC

Desain kaca yang dibuat cukup besar untuk menerangi proses operasional kerja

 

SONY DSC

Setting AC di suhu 24 derajat Celcius

Desain kaca di ruang staff dibuat sedemikian rupa sehingga cukup besar untuk membantu proses operasional saat jam kerja, sehingga meminimalisir penggunaan lampu sebagai salah satu bentuk penghematan listrik yang dilakukan di pabrik es krim Campina. Bila dihitung-hitung, konsumsi daya listrik bila menggunakan lampu di ruangan dalam satu tahun adalah 5760 kWh (kilo watt per hour), sedangkan konsumsi daya listrik bila tidak menggunakan lampu dan dengan bantuan sinar matahari dalam satu tahun adalah 720 kWh. Jadi telah dilakukan efisiensi sebesar 87,5 %. Hanya dengan melakukan perubahan kecil di bagian bangunan pabrik dan mind set kita, bisa menghemat listrik sedemikian besar.

Sama hal nya dengan setting pendingin ruangan atau air conditioner, setiap menurunkan 1 derajat celcius sama dengan peningkatan listrik sebesar 6%.

vegan2

vegan1

Perubahan pola makan menjadi vegetarian

Penghematan di eco office Campina yang memberikan dampak positif bagi lingkungan juga dilakukan dengan membiasakan karyawan untuk menyantap makanan berbahan dasar nabati saja (vegan). Sebagaimana kita ketahui, industri peternakan menyumbang 18% untuk pemanasan global, sebuah angka yang lebih besar dari efek seluruh alat transportasi dunia jika digabungkan. Peternakan menghasilkan hasil sampingan. Kotoran hewan ternak yang mengandung nitrogen oksida, ada juga gas metana, yang dihasilkan selama proses pencernaan makanan. Efek pemanasan yang dihasilkan dari 2 hasil sampingan tersebut adalah nitrogen oksida, yang 3.000 kali lebih besar dari karbondioksida dan gas metana, yang 23 kali lebih besar dari karbondioksida.

Semua karyawan di pabrik es krim Campina menyantap makanan di kantin yang sama dengan menu vegan yang berbeda setiap harinya, yaitu menu yang tidak berbahan dasar hewani.

Penghilangan tissue di toilet meminimalkan penggunaan tissue yang sebelumnya dibutuhkan 24 kotak tissue per bulan. Sehingga bila dikalkulasi, dalam satu bulan dibutuhkan 3.600 lembar. Penggunaan hand dryer dibutuhkan untuk efisiensi penggunaan tissue di toilet saat selesai cuci tangan.

Penghematan sumber daya energi dilakukan di lingkungan eco office dengan menggunakan sensor lampu di toilet. Ketika toilet digunakan lampu akan otomatis menyala, namun selama maksimal 10 menit lampu akan otomatis juga padam. Sehingga untuk efisiensi ini, menghemat penggunaan listrik sebanyak 710,69 kilowatt per tahunnya.

 

timer RO.jpg

Penggunaan timer pada stasiun air Reverse Osmosis

Pada postingan mengenai Minum Air Langsung Dari Keran, Di Pabrik Es Krim Campina telah dipaparkan bahwa di pabrik es krim Campina menggunakan alat filter air Reverse Osmosis. Pada alat tersebut dipasangi timer agar mati sendiri saat karyawan pulang pada pukul 17.00 WIB. Setelah dipasangi timer, efisiensi yang dilakukan telah menghemat 62,5% penggunaan listrik.

Wah banyak sekali ya Sahabat Campina, upaya yang bisa kita lakukan untuk melakukan berbagai efisiensi agar tercipta kantor yang ramah lingkungan (eco office)? Now is your turn, Sahabat Campina!

Sampai jumpa di Pabrik es krim Campina, sahabat!

 

 

 

 

Kantin Kejujuran di Pabrik Es Krim Campina

Sahabat Campina sudah terbiasa membeli makanan di toko modern atau di toko tradisional? Hampir pasti ada penjual atau kasirnya kan, Sahabat? Atau mungkin, bertemu dengan sales promotion girl (SPG) dan sales promotion boy (SPB) yang cantik dan ganteng-ganteng? 😉

Nah, apa jadinya ya kalau toko yang kita kunjungi tidak ada penjual, tidak ada kasirnya? Mampukah kita sebagai pembeli berlaku jujur? 🙂

IMG_1206

Tampak depan Kantin Kejujuran

Gambar di atas adalah tampak depan dari Kantin Kejujuran yang ada di pabrik es krim kita, Sahabat. Kantin Kejujuran ini adalah tempat seluruh karyawan Campina membeli kopi, susu, teh, makanan ringan, permen, dan lain-lain. Hal menarik dari Kantin Kejujuran Campina ini terletak pada cara pembayarannya. Di sini, pembayaran dilakukan dengan cara meletakkan uang langsung di kotak yang telah di sediakan. Dan jika harus mengambil kembalian, maka kita bisa langsung ambil sendiri tanpa ada yang melayani dan mengawasi.

IMG_1207

Snacks dan minuman yang dijajakan di Kantin Kejujuran Campina

Beberapa makanan ringan pilihan dijual di Kantin Kejujuran kita Sahabat, kenapa disebut pilihan? Karena komposisi yang digunakan pada makanan ringan tersebut tidak berbahan dasar telur, berkaitan dengan kantin karyawan Campina yang semua menu nya menggunakan menu vegan. We can stay healthy and fun at the same time!

IMG_1590

Kak Anis dan karyawan lain sedang menikmati makanan dan minuman ringan

Sambil membeli makanan ringan dan minuman, kita bisa saling bercengkerama di Kantin Kejujuran ini sahabat Campina. Kegiatan ini biasa dilakukan pada saat istirahat makan siang, atau saat hanya ingin menikmati secangkir kopi atau teh di sela-sela melakukan pekerjaan. A cup of coffee won’t hurt, right? 🙂

IMG_1594

Beberapa makanan ringan di Kantin Kejujuran Campina

Bagaimana menurut kalian, Sahabat Campina?

Ingin tahu lebih lanjut mengenai Kantin Kejujuran Campina dan segala seluk beluk di pabrik es krim kita? Mari daftarkan komunitas kalian untuk kunjungan ke Pabrik Es Krim Campina 🙂

 

Minum Air Langsung Dari Keran, Di Pabrik Es Krim Campina

Sahabat Campina, apakah kalian masih mengkonsumsi air minum sehari-hari menggunakan air mineral dari galon?

Coba bayangkan, berapa banyak gas karbon monoksida (CO) yang dikeluarkan selama perjalanan pengangkutan air minum dari sumber mata air ke pabrik air mineral, dari pabrik ke toko, hingga bisa sampai ke tangan kita. Artinya, meskipun dalam skala kecil, kita ikut andil dalam mencemari udara 😦

IMG_1174

 

Zat pencemar udara dibedakan menjadi dua yaitu, pencemar primer dan pencemar sekunder. Pencemar primer adalah substansi pencemar yang ditimbulkan langsung dari sumber pencemaran udara. Karbon monoksida (CO) adalah sebuah contoh dari pencemar udara primer karena ia merupakan hasil dari pembakaran. (sumber: wikipedia)

 

IMG_1189

 

Mengingat pentingnya menjaga kesehatan bumi ini, di pabrik es krim Campina di kawasan industri Rungkut Surabaya, semua konsumsi air minumnya sudah menggunakan air minum reverse osmosis atau lebih dikenal dengan istilah “Air Minum Mandiri”.

IMG_1170

 

Reverse osmosis adalah suatu proses penyaringan air melalui beberapa tahapan penyaringan menggunakan mesin tertentu, dimana konsumsi air minum kita bisa langsung dari keran yang ada pada mesin penyaring (filter).

Mari Sahabat Campina, berkunjung ke pabrik es krim kita untuk mendapatkan penjelasan lebih lanjut mengenai Air Minum Mandiri dari Kak Aryo, Kak Anis, dan Kak Lusi  dari team Public Affair Campina 🙂