Campina Membawa Kembali Kenangan Berharga

Sahabat Campina, sering makan es krim cone? Atau sahabat Campina penggemar es krim Campina sejak kecil? Generasi 80-an dan 90-an pasti familiar dengan es krim Campina. Tetap semangat sambil menikmati bulan Ramadhan ya Sahabat Campina! Mari kita menjelajahi mesin waktu di pabrik es krim Campina, untuk melihat alat-alat es krim dari jaman dahulu kala.

IMG_20150512_154302-zzt

Beberapa mesin pencetak es krim Campina

Kalau lihat bentuk cetakan es krim diatas, kira-kira terbayang kenangan masa kecil makan es krim Campina nggak, Sahabat? Mesin-mesin cetakan tersebut pernah dipakai untuk produk es krim Campina, yang kebanyakan sudah tidak kami produksi lagi. Tapi masih ada kok, yang kita produksi dengan bentuk yang sama. Contohnya: es krim Campina Heart.

IMG_8842

Push cart (kereta dorong) pertama Campina

Jaman dahulu, es krim dikonsumsi dengan menggunakan gelas kecil, piring atau dibungkus dengan kertas. Karena penggunaan kertas tidak praktis dan tentu saja kurang higienis yaSahabat Campina. Masalah yang lebih besar pada masa itu adalah para penjual es krim tidak bisa mencuci piring cukup cepat untuk memenuhi permintaan es krim di hari yang panas.

Es krim cone atau kerucut pertama kali diproduksi pada tahun 1896 oleh Italo Marchiony. Marchiony adalah seorang imigran Italia, yang  pada akhir tahun 1800-an menemukan es krim cone di New York City. Ia diberikan paten pada Desember 1903.[1]

Meskipun Marchiony dikenal dengan penemuan wadah es krim berbentuk kerucut, namun ciptaan yang sama secara independen diperkenalkan oleh Ernest A. Hamwi, pada Pameran Dunia 1904 di St Louis. Hamwi menjual kue garing seperti wafel bernama ‘zalabis’ di sebuah bilik di sebelah vendor es krim. Karena popularitas es krim ini, penjualnya kehabisan piring. Hamwi melihat solusi mudah untuk masalah si vendor es krim dengan cepat ia menggulung wafel dan wafernya dengan bentuk kerucut dan memberikannya kepada vendor es krim tersebut. Cone tersebut didinginkan dalam beberapa detik, vendor menaruh beberapa es krim di dalamnya dan para pelanggan pun senang.[2]

IMG_8840

Mesin pembuat cone pertama Campina

Foto diatas adalah mesin pembuat cone pertama Campina, adonan akan dimasukkan ke dalam lubang-lubang di bawah dan dipanaskan sebentar kemudian cetakan yang bentuk kerucut akan diturunkan gunanya untuk menekan adonan tersebut dan adonan cone bisa membentuk kerucut sempurna, setelah adonan mengeras dan berwarna kecoklatan, agar tidak sampai gosong, mesin tersebut bisa dibuka dan cone yang telah matang akan berjatuhan ke bawah.

Jadoel sekali ya, Sahabat Campina? 🙂

IMG_8839

Tangki air pertama Campina

Bahkan, tangki air pertama yang dimiliki Campina untuk proses produksi masih kita simpan, dan kita rawat dengan baik untuk barang kenang-kenangan (memorabilia) di lobby pabrik es krim kita.

Temukan perbedaan di dua sepeda Campina untuk Hawker ini. Sebelah kiri ada foto sepeda jaman baheula-nya Campina, dengan speaker di bagian depan, branding di bawah jok, box dan pendingin yang lebih besar. Sepeda yang baru lebih kekinian nih, Sahabat Campina! Box penyimpan es krim yang ada di belakang kini lebih kecil. Penempatan speaker-nya pun di belakang sepeda, agar lebih sejuk dan terhindar dari hujan, dan  untuk pengayuh sepeda pun disediakan payung diatasnya.

 

 

 

IMG_8841

Push cart Campina yang masih menggunakan logo lama 

Push cart yang colorful ini pun masih tersimpan dan terawat rapi di pojok ruang lobby Campina, untuk memeriahkan ruangan dengan warnanya yang ceria. Push cart ini masih menggunakan logo yang lama, dan kalau bisa diintip price list es krim nya masih yang jaman dahulu kala dan kebanyakan sudah tidak kami produksi lagi, diganti dengan es krim yang baru lho Sahabat.

Benda-benda bersejarah tersebut bisa sahabat Campina jumpai saat berkunjung di pabrik es krim Campina, untuk mengajak semua masyarakat napak tilas dan mengingat kenangan makan es krim Campina jaman dahulu kala. Sampai berjumpa nostalgia di pabrik es krim Campina, Sahabat! 🙂

 

[1] http://infoeskrim.com/es-krim-cone-ini-sejarahnya/

[2] Ibid

Iklan

Malam Anugerah Indonesia Green Company Achievement 2017

Tahun 2017 ini, Campina Ice Cream kembali menerima penghargaan. Setelah di bulan Mei 2017 menerima anugerah Top Brand Award, yaitu penghargaan untuk merek-merek yang paling diingat oleh konsumen Indonesia di kategori es krim, kini perusahaan es krim yang sudah memproduksi es krim sejak tahun 1972 ini, menerima anugerah Indonesia Green Company Achievement 2017. Penghargaan ini diprakarsai oleh Majalah SWA dan Yayasan KEHATI, yang punya kepedulian tinggi akan bisnis yang selaras dengan lingkungan. Adapun 3 pilar bisnis yang hijau ini adalah 3P, yaitu profit (keuntungan perusahaan), people (manusia-kepuasan konsumen/kesejahteraan karyawan), dan planet.

Selamat untuk PT. Campina Ice Cream Industry

Dan setelah melalui proses yang cukup panjang dan persyaratan yang cukup berat, dan juga melewati proses penjurian yang langsung diketuai oleh Bapak Emil Salim (Profesor Emeritus Universitas Indonesia), mantan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, akhirnya Campina Ice Cream dinyatakan lolos setelah mencapai nilai keseluruhan diatas ambang 70, yaitu 74,25. Bersama dengan enam perusahaan terkemuka lainnya (PT Badak LNG, PT Nestle Indonesia, PT Indonesia Power, PT Astra International, PT Pembangunan Jaya Ancol, Tbk, dan PT GMF Aeroasia), di Hotel Shangri-La Jakarta tanggal 7 Juni 2017, menerima penghargaan tersebut, yang diserahkan langsung oleh Bapak Emil Salim selaku ketua panitia, bapak Kemal Effendi Gani (Group Chief Editor Majalah SWA), dan Bapak MS. Sembiring (Direktur Eksekutif Yayasan KEHATI).

Prof. Emil Salim (Ketua Juri Indonesia Green Company Achievement 2017)

Acara yang dihadiri oleh para perwakilan perusahaan penerima anugerah ini berjalan cukup lancar, dengan dipandu dengan sangat baik oleh MC Glory Oyong. Dan setelah pidato dari masing-masing Bapak Kemal E. Gani, Bapak MS. Sembiring, dan Bapak Emil Salim, dan beberapa acara lainnya dari penyelenggara, tiba waktunya sesi pemberian penghargaan. Mewakili PT. Campina Ice Cream Industri, Bapak Harwindra Yoga Prasetya (Marketing Communication Manager) naik ke atas panggung untuk menerima penghargaan yang prestisius tersebut.

Wakil dari Campina Ice Cream saat penyerahan penghargaan

Mengapa penghargaan ini disebut prestisius? Karena penghargaan ini didapat oleh perusahaan yang layak menyandang predikat eco-friendly company, sebuah sebutan yang membutuhkan komitmen besar, baik dari c-levels dan direksi, hingga para karyawan perusahaan dari berbagai departemen dan jabatan. Dan juga, penghargaan ini diperoleh setelah melewati proses peniliaian dan penjurian yang panjang dan berkesinambungan. Dengan diterimanya penghargaan ini, sebutan yang peduli lingkungan sudah disematkan pada merek dan perusahaan.

PT Campina Ice Cream Industry sendiri sudah mengawali kegiatan peduli lingkungan sejak tahun 2009, lewat program Peduli Pemanasan Global, hingga saat ini program-program pelestarian lingkungan, pemberdayaan komunitas masyarakat, dan proses bisnis yang bersahabat dengan lingkungan terus dilakukan dan dikembangkan.

Team Campina ber-pose bersama Bapak Kemal Gani dan Prof. Emil Salim di akhir acara

 

Ingin tahu apa saja yang pernah dilakukan Campina dalam kegiatan bisnisnya yang bersahabat dengan lingkungan? Silahkan lihat disini.

 

Semangat Green dalam Bisnis Campina Ice Cream

Di bulan Mei yang lalu, PT. Campina Ice Cream Industry menjadi salah satu dari penerima anugerah Indonesia Green Company 2017, yaitu perusahaan yang ikut mengobarkan semangat green dalam berbisnis. Semangat green atau hijau yang dimaksud disini adalah semangat bisnis yang tidak sekedar mengejar keuntungan, yang selaras dengan alam (tidak merusak alam dan mencemari lingkungan), serta dengan memberdayakan manusia, baik di lingkungan internal maupun eksternal perusahaan. Itu adalah konsep bisnis hijau (green business) yang dalam pelaksanaannya bertumpu pada 3 pilar: profit, people, planet (3P). Jika kita menjalankan konsep 3P, niscaya bisnis kita akan punya kesempatan untuk berumur panjang.

Suasana kantor di pabrik Campina

Namun untuk mendapatkan gelar Indonesia Green Company 2017 (termasuk ikut serta dalam nominasi penghargaan ini) ini tidaklah mudah, karena banyak dan beratnya syarat-syarat yang ditentukan oleh panitia. Pertama, perusahaan anda tidak masuk kategori sebagai pencemar lingkungan (tanah, air, dan udara), yang dibuktikan dengan minimal mendapatkan status Proper Biru dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Yang kedua, perusahaan anda harus sudah mempunyai program green yang bertumpu pada 3P, yang baik pelaksanaannya maupun hasilnya harus bisa dipertaggungjawabkan di depan dewan juri. Nah, jika dalam penjurian tersebut perusahaan anda berhasil mengantongi passing grade 70, perusahaan anda akan mendapatkan gelar Indonesia Green Company.

PT. Campina Ice Cream Industry di peringkat ke-5

Predikat Indonesia Green Company 2017 ini didapatkan oleh Campina Ice Cream setelah lolos seleksi yang diikuti oleh puluhan perusahaan yang mendaftar, dan terpilih menjadi 11 perusahaan finalis. Dari 11 perusahaan finalis tersebut, terpilih 7 perusahaan, dan Campina menduduki peringkat ke 5. Yang menarik adalah, Campina Ice Cream merupakan satu-satunya perusahaan yang belum berstatus Tbk, dan segi ukuran bisnis belum sebesar finalis lain. Artinya Campina Ice Cream telah menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini.

Ingin tahu program green apa saja yang sudah Campina Ice Cream lakukan sehingga pantas menyandang predikat Indonesia Green Company?

  • Sejak tahun 2009 sudah menjalankan program Peduli Pemanasan Global (Global Warming)
  • Sejak tahun 2010 sudah menerapkan pla makan vegan dan vegetarian di kantin perusahaan, yang berdampak dalam mengurangi emisi karbon dari industri peternakan
  • Sejak tahun 2011 Campina terus mengikuti Program Penilaian Peringkat Kerja Perusahaan (Proper)
  • Pada tahun 2013, Campina melakukan kegiatan lingkungan yang melibatkan masyarakat dengan memelopori pembangunan Eco Camp di Bandung, bekerjasama dengan Yayasan Sahabat Lingkungan Hidup.
  • Program Campina Go Green juga didasari beberapa pilar, yaitu efisiensi energi, efisiensi air, program 3R (reduce,reuse,recycle), ruang terbuka hijau, pendidikan serta pelatihan, dan program CSR.
  • Di pabrik Campina, efisiensi energi pun diterapkan baik di gedung pabrik, gedung kantor, maupun pada pekerjaan distribusi.

Dan masih banyak lagi usaha yang dilakukan oleh Campina Ice Cream dalam komitmennya dalam ikut serta menjaga dan melestarikan lingkungan hidup, yang membuat salah satu dewan juri, Ibu Masnellyarti Hilman (Pemerhati Lingkungan Hidup) angkat topi untuk Campina. Adapun anggota dewan juri lainnya adalah: Prof. Emir Salim (Profesor Emeritus FE Universitas Indonesia), Bapak Mas Achmad Daniri (Anggota Pengawas KEHATI), Eniya Listiani Dewi (Deputi Bidang Teknologi Agroindustri dan Bioteknologi, BPPT), dan Ibu Darwina WIjayanti (Sustainability & Capacity Building, DW Consultant).

Dengan anugerah ini, tentu sekarang setiap dari karyawan PT. Campina Ice Cream Industry, di departemen manapun harus selalu mengupayakan sikap go green. Karena sekarang predikat peduli lingkungan hidup sudah disematkan pada brand dan perusahaan kita.

Ingin lihat seperti apa pabrik es krim Campina? Yuk, kita simak video dibawah ini 🙂

 

Mari kita tingkatkan terus kepedulian kita terhadap bumi kita milik bersama!

Sumber:

  1. Majalah SWA 10, edisi XXXIII, 10-23 Mei 2017, halaman 4 dan halaman 22-28.
  2. http://www.youtube.com

Budaya Cuci Tangan di Pabrik Es Krim Campina

Sahabat Campina sering cuci tangan? Atau hanya saat ketika mau makan saja? Atau mungkin bahkan ketika makan juga lupa cuci tangan? 😀

Kedua tangan kita bisa jadi sumber kuman yang sangat banyak, lho. Di antara bagian tangan, yang paling banyak menyimpan kuman adalah kuku. Menurut  dr. Herbowo Soetomenggolo, Sp.A., ahli kesehatan anak, dalam setiap sentimeter persegi kuku terdapat sekitar empat juta kuman yang bisa mencemari tujuh benda yang kamu pegang! Wah ngeri juga ya, sahabat?

 

img_1583

Budaya cuci tangan selesai menggunakan toilet di lingkungan pabrik es krim Campina

Kuman bisa berkembang biak dengan sangat cepat, maka dari itu semua karyawan di pabrik es krim Campina diwajibkan untuk mencuci tangan menggunakan sabun/desinfektan dan dikeringkan dengan hand dryer (pengering tangan) agar tidak ada kuman yang tertinggal di tangan, terutama untuk karyawan di bagian produksi es krim.

img_1585

Panduan cara mencuci tangan yang ada di toilet pabrik es krim Campina

Di dalam pabrik es krim Campina, penggunaan toilet menjadi penting manakala ada sanksi bagi pengguna toilet yang tidak cuci tangan menggunakan sabun dan tidak dikeringkan. Nahdi atas adalah panduan cara mencuci tangan yang benar.

ayo-biasakan-mencuci-tangan-pakai-sabun-3-638

kuman-yang-ada-di-tangan

Berbagai kuman yang bisa kita temukan di tangan kita

Budaya penggunaan toilet di dalam pabrik es krim Campina tidak hanya soal kewajiban mencuci tangan lho sahabat Campina, toilet yang ada di Pabrik adalah dry toilet atau toilet kering. Jadi, para karyawan harus melepas sepatu mereka ketika hendak masuk ke dalam toilet.

Apa sih yang menyebabkan peraturan masuk toilet saja sangat ketat dan higienis?

Jadi karena pabrik es krim Campina merupakan pabrik yang bergerak di bidang makanan khususnya es krim, maka menjadi sangat penting untuk menjaga setiap sudut di pabrik bahkan hingga penggunaan toilet sarat dengan kebersihan agar selalu higienis. Juga sangat erat hubungannya dengan menghindari terjadinya kontaminasi silang, yaitu terjadinya perpindaan bakteri dari bahan pangan mentah ke produk pangan yang terjadi karena peralatan yang digunakan tidak higienis, tangan pekerja tidak bersih, atau bahkan bahan pangan terjadi kontak dengan serangga, binatang pengerat atau hewan.

Sahabat Campina tertarik menerapkan budaya mencuci tangan kita di rumah? Sebar budaya cuci tangan ini ke keluarga dan teman-teman ya Sahabat, so that our people could live longer and healthier! Jangan lupa jalan-jalan di pabrik es krim Campina ya Sahabat 🙂

Kantin Kejujuran di Pabrik Es Krim Campina

Sahabat Campina sudah terbiasa membeli makanan di toko modern atau di toko tradisional? Hampir pasti ada penjual atau kasirnya kan, Sahabat? Atau mungkin, bertemu dengan sales promotion girl (SPG) dan sales promotion boy (SPB) yang cantik dan ganteng-ganteng? 😉

Nah, apa jadinya ya kalau toko yang kita kunjungi tidak ada penjual, tidak ada kasirnya? Mampukah kita sebagai pembeli berlaku jujur? 🙂

IMG_1206

Tampak depan Kantin Kejujuran

Gambar di atas adalah tampak depan dari Kantin Kejujuran yang ada di pabrik es krim kita, Sahabat. Kantin Kejujuran ini adalah tempat seluruh karyawan Campina membeli kopi, susu, teh, makanan ringan, permen, dan lain-lain. Hal menarik dari Kantin Kejujuran Campina ini terletak pada cara pembayarannya. Di sini, pembayaran dilakukan dengan cara meletakkan uang langsung di kotak yang telah di sediakan. Dan jika harus mengambil kembalian, maka kita bisa langsung ambil sendiri tanpa ada yang melayani dan mengawasi.

IMG_1207

Snacks dan minuman yang dijajakan di Kantin Kejujuran Campina

Beberapa makanan ringan pilihan dijual di Kantin Kejujuran kita Sahabat, kenapa disebut pilihan? Karena komposisi yang digunakan pada makanan ringan tersebut tidak berbahan dasar telur, berkaitan dengan kantin karyawan Campina yang semua menu nya menggunakan menu vegan. We can stay healthy and fun at the same time!

IMG_1590

Kak Anis dan karyawan lain sedang menikmati makanan dan minuman ringan

Sambil membeli makanan ringan dan minuman, kita bisa saling bercengkerama di Kantin Kejujuran ini sahabat Campina. Kegiatan ini biasa dilakukan pada saat istirahat makan siang, atau saat hanya ingin menikmati secangkir kopi atau teh di sela-sela melakukan pekerjaan. A cup of coffee won’t hurt, right? 🙂

IMG_1594

Beberapa makanan ringan di Kantin Kejujuran Campina

Bagaimana menurut kalian, Sahabat Campina?

Ingin tahu lebih lanjut mengenai Kantin Kejujuran Campina dan segala seluk beluk di pabrik es krim kita? Mari daftarkan komunitas kalian untuk kunjungan ke Pabrik Es Krim Campina 🙂

 

Minum Air Langsung Dari Keran, Di Pabrik Es Krim Campina

Sahabat Campina, apakah kalian masih mengkonsumsi air minum sehari-hari menggunakan air mineral dari galon?

Coba bayangkan, berapa banyak gas karbon monoksida (CO) yang dikeluarkan selama perjalanan pengangkutan air minum dari sumber mata air ke pabrik air mineral, dari pabrik ke toko, hingga bisa sampai ke tangan kita. Artinya, meskipun dalam skala kecil, kita ikut andil dalam mencemari udara 😦

IMG_1174

 

Zat pencemar udara dibedakan menjadi dua yaitu, pencemar primer dan pencemar sekunder. Pencemar primer adalah substansi pencemar yang ditimbulkan langsung dari sumber pencemaran udara. Karbon monoksida (CO) adalah sebuah contoh dari pencemar udara primer karena ia merupakan hasil dari pembakaran. (sumber: wikipedia)

 

IMG_1189

 

Mengingat pentingnya menjaga kesehatan bumi ini, di pabrik es krim Campina di kawasan industri Rungkut Surabaya, semua konsumsi air minumnya sudah menggunakan air minum reverse osmosis atau lebih dikenal dengan istilah “Air Minum Mandiri”.

IMG_1170

 

Reverse osmosis adalah suatu proses penyaringan air melalui beberapa tahapan penyaringan menggunakan mesin tertentu, dimana konsumsi air minum kita bisa langsung dari keran yang ada pada mesin penyaring (filter).

Mari Sahabat Campina, berkunjung ke pabrik es krim kita untuk mendapatkan penjelasan lebih lanjut mengenai Air Minum Mandiri dari Kak Aryo, Kak Anis, dan Kak Lusi  dari team Public Affair Campina 🙂

Ada Apa Saja Di Pabrik Es Krim Campina? (bagian2)

Halo lagi sahabat Campina!
Di cerita tentang kunjungan ke pabrik es krim Campina bagian 1, kita sudah melihat-lihat kegiatan apa saja yang dilakukan sejak pertama sampai di lokasi pabrik hingga setelah mencicipi es krim Campina bersama-sama di ruang Avatar. Hmmm… 🙂

Briefing sebelum turun melihat pembuatan es krim

Briefing sebelum turun melihat pembuatan es krim

Setelah mengenakan penutup kepala (dibagikan satu-satu oleh kakak pemandu) dan membersihkan tangan kembali dengan sabun anti kuman, adik-adik ini kembali melanjutkan petualangannya di pabrik es krim. Sesaat sebelum turun melihat proses produksi, kak Anis dan kakak-kakak pemandu lainnya akan menjelaskan sekilas tentang kantin karyawan Campina. Di kantin karyawan Campina ini sungguh menarik menu hidangannya. Betapa tidak, semua menu masakan yang disediakan adalah menu masakan vegan, atau tidak mengandung bahan-bahan yang berasal dari hewan sama sekali.

Papan pemberitahuan dekat pintu kantin karyawan

Papan pemberitahuan dekat pintu kantin karyawan

Hal ini didorong oleh semangat menjaga kelestarian alam dan juga menjaga kesehatan badan, dengan makan makanan vegan sekali dalam sehari. Semua personel yang ada di pabrik es krim Campina, dari semua level dan jabatan, termasuk bapak ibu direksi makan bersama di kantin ini. Menikmati menu masakan yang sama.

Saatnya melihat-lihat proses pembuatan es krim!

20150923_110457

Adik-adik dipandu oleh kakak-kakak MC dan pendamping dari sekolahnya kemudian menuruni tangga menuju lantai bawah, tempat mereka melihat es krim Campina dibuat.

Karena tidak diperbolehkan mengambil foto di ruangan produksi, maka Kak Aryo lanjutkan ceritanya ke sesi selanjutnya dari factory tour ini ya! 🙂

Setelah melihat-lihat kakak-kakak karyawan yang sedang sibuk bekerja mengemas es krim dalam karton-karton yang sesuai, para pengunjung berlanjut memasuki dan melewati ruang penyimpanan bahan baku es krim. Dan rasanya tidak lengkap jika tidak merasakan dinginnya ruang pendingin es krim, bukan?

Bersiap dengan jaket kuning Campina!

Bersiap dengan jaket kuning Campina!

Dan ‘petualangan’ selanjutnya dari adik-adik ini adalah memasuki ruang pendingin es krim, yang bersuhu minus 15 hingga 30 derajat Celcius. Dan semua visitor yang hendak masuk ke ruang penyimpanan es krim Campina ini wajib mengenakan jaket tebal warna kuning yang sudah disediakan. Handphone peralatan elektronik tidak diperbolehkan dibawa masuk, karena ada kemungkinan rusak terkena suhu yang sangat dingin didalam gudang berpendingin ini.

Ada beberapa anak-anak yang tidak diperbolehkan masuk ke dalam ruang bersuhu jauh dibawah nol derajat Celcius ini karena alasan kesehatan, misalnya menderita sesak nafas, asthma, dan sejenisnya.

Berfoto ria setelah keluar dari ruang pendingin

Berfoto ria setelah keluar dari ruang pendingin

Kereta musim dingin yang tampak di gambar diatas adalah tempat menyimpan jaket-jaket penahan dingin yang wajib dikenakan para pengunjung sebelum masuk ke ruangan/gudang pendingin. Setelah seluruh pengunjung keluar dari gudang pendingin ini, maka selesailah rangkaian tour di pabrik es krim Campina.

20150923_113149

Terima kasih kepada para siswa/siswi dan para guru pendamping dari SDK Kalam Kudus Surabaya atas kunjungannya ke pabrik es krim Campina tanggal 23 September 2015 yang lalu.

Semoga kunjungannya berkesan dan mau berkunjung kembali ya! 😀